MEDIA MASSA SUMBER INFORMASI UTAMA BAGI MASYARAKAT

MEDIA MASSA SUMBER INFORMASI UTAMA BAGI MASYARAKAT
Posted by:

“Media massa adalah sumber informasi utama bagi masyarakat, dimana kualitas  dan ketepatan informasinya berbanding lurus dengan tingkat pemahaman masyarakat, serta persepsi sosial budaya masyarakat” Hal tersebut di katakan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE pada saat membuka kegiatan Seminar Jurnalistik dengan tema “Jurnalistik Sehat, Tangkal Hoax” yang dirangkaikan dengan Launching Media Sosial Resmi Pemprov Sulut, bertempat di Ruang C. J. Rantung (Kamis, 16).

Untuk itu menurut Gubernur, dalam menangkal berbagai hal negatif, berita palsu atau Hoax, diperlukan sajian-sajian berita yang akurat melalui para jurnalis yang memiliki sertifikasi dan kredibilitas  dalam menyajikan berita, sehingga tidak menggiring pemahaman atau persepsi masyarakat melalui informasi yang tidak benar atau Hoax.

Gubernur mengatakan, era digitalisasi saat ini telah memunculkan inovasi -inovasi baru dengan memanfaatkan teknologi informasi, diantaranya kehadiran media online yang merupakan ruang pemberitaan yang memadukan antara teknologi informasi dan jurnalisme konvensional dalam satu ruang yang disebut  jurnalisme online . Meskipun tidak menggeser keberadaan media cetak konvensional, kehadiran media online  dipandang memiliki keunggulan lebih karena bersifat up to date, real time, praktis, murah dan memiliki jangkauan luas bahkan dalam penyajiannya mampu menyertakan unsur-unsur multimedia untuk mendukung pemberitaan sekaligus bersifat interaktif.

Namun demikian menurut Gubernur, meskipun media online memiliki banyak keunggulan, pada prakteknya masih banyak media yang belum memiliki sertifikasi yang sah dan dipandang sering  memberikan konsekuensi negatif.  “Salah satu yang paling umum ialah menghadirkan berita tidak disertai dengan prinsip kehati-hatian dan bukti yang jelas, sehingga informasi yang diberikan kurang akurat bahkan palsu atau yang biasa disebut Hoax, sehingga selain membawa dampak negatif bagi masyarakat juga dapat  berakibat pada sanksi pidana karena melanggar UU Pers dan kode etik jurnlistik.” Kata Gubernur.

Lebih lanjut dikatakan, ada beberapa asas yang harus dimiliki dalam mewujudkan jurnalistik yang sehat, pertama asas demokrasi, dimana berita yang disiarkan harus secara berimbang dan independen serta wajib melayani hak jawab dan hak koreksi dan mengutamakan kepentingan publik, kedua asas profesionalitas dimana segenap jurnalistik harus menguasai profesinya, baik dari segi teknis maupun filosofinya dalam menghasilkan berita yang akurat dan faktual, ketiga asas moralitas dimana pers harus dapat memberikan dampak sosial yang sangat luas terhadap tata nilai kehidupan dan penghidupan masyarakat luas, dan keempat asas supremasi hukum dimana pers dalam memberitakan wajib menghormati asas praduga tak bersalah.

Gubernur menambahkan, bahwa peran dan posisi strategis insan pers menjadi salah satu tulang punggung pembangunan pikiran manusia, karena itu sebagai garis depan pemerintah dalam memberikan informasi yang akurat, kredibel, terpercaya dan berbobot bagi masyarakat, maka pemerintah provinsi Sulawesi Utara dalam implementasi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, senantiasa terus melibatkan insan pers baik dalam kebijakan maupun dalam pemberdayaan masyarakat guna mencapai cita-cita bersama dalam mewujudkan Sulut Hebat, serta pencapaian Sulawesi Utara Berdikari dalam Ekonomi, Berdaulat dalam Politik, dan Berkepripadian dalam Budaya.

Mengakhiri sambutannya Gubernur menghimbau agar seluruh perangkat daerah memanfaatkan media sosial resmi pemerintah yang sudah di Launching tersebut dengan secara aktif memberikan kontribusi informasi mengenai kegiatan-kegiatan perangkat daerah agar dapat diketahui oleh masyarakat secara luas, sekaligus memberikan tanggapan atas saran komentar yang diberikan masyarakat secara interaktif melalui media sosial tersebut sesuai dengan tupoksi.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Daerah Prov. Sulut, dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan Seminar Jurnalistik dengan tema “Jurnalistik Sehat, Tangkal Hoax” yang dirangkaikan dengan Launching Media Sosial Resmi Pemprov Sulut merupakan kegiatan dalam rangka Hari Pers Nasional Tahun 2017. Dimana dalam kegiatan juga diadakan “Deklarasi Bersama Jurnalis Sulut Anti Hoax” yang ditandai dengan penandatanganan banner yang sudah disediakan dan diikuti oleh Pimpinan dan anggota Jurnalis Independen Pemprov. Sulut, Segenap pimpinan organisasi jurnalis, insan pers dan unsur humas yang ada pada organisasi perangkat daerah provinsi Sulawesi Utara. (dkips/jor)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below