SEMINAR, TALKSHOW, DISKUSI PENINGKATAN WAWASAN KEBANGSAAN BAGI GENERASI MUDA, TOKOH AGAMA, TOKOH MASYARAKAT

SEMINAR, TALKSHOW, DISKUSI PENINGKATAN WAWASAN KEBANGSAAN BAGI GENERASI MUDA, TOKOH AGAMA, TOKOH MASYARAKAT
Posted by:

Generasi muda sebagai penerus estafet kepemimpinan bangsa agar terus mengasah pengetahuan serta keterampilan diri dengan dilandasi budi pekerti luhur. “ jadilah contoh bagi generasi muda lainnya dalam hal aktualisasi cinta tanah air, jiwa nasionalisme, patriotisme, kedisiplinan, kerukunan serta terus membentengi diri terhadap berbagai pengaruh negatif globalisasi”.

Hal Itu dikatakan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili Kepala Badan KESBANGPOL EVANS STEVEN LIOW ,S.Sos ketika membuka SEMINAR, TALKSHOW, DISKUSI PENINGKATAN WAWASAN KEBANGSAAN BAGI GENERASI MUDA, TOKOH AGAMA, TOKOH MASYARAKAT bertempat di Hotel Aryaduta Manado. (Senin, 27/3)

Disamping itu,  generasi muda diajak untuk semakin memahami dan menjadi pelopor dalam mengaktualisasikan 6 nilai wawasan kebangsaan yakni: penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai mahluk ciptaan tuhan, tekad bersama untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas, merdeka dan bersatu, cinta tanah air dan bangsa, demokrasi/kedaulatan rakyat, kesetiakawanan sosial dan masyarakat adil dan makmur.

gubernur juga berharap agar generasi muda untuk terus menjadi pelopor dalam mengaktualisasikan  4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu pancasila, uud 45, nkri dan bhineka tunggaal ika.

Kaban kesbangpol evans steven liow ,s.sos yang juga sebagai pembawa materi dalam kegiatan seminar, talkshow, diskusi peningkatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda, tokoh agama, tokoh masyarakat mengatakan bahwa tujuan daripada kegiatan ini yaitu untuk membentuk manusia-manusia yang mampu menentukan cara untuk mendayagunakan kondisi geografis, sejarah, sosio budaya ,ekonomi  dan politik serta pertahanan keamanan dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional.

Menurut liow, pentingnya pengetahuan sejarah yang benar  tentang  lahirnya pancasila kepada generasi muda untuk menumbuhkan semangat kebangsaan sehingga dapat menangkal radikalisme dan sikap rasis yang berpotensi memecah belah bangsa, serta  tidak terbawa arus perubahan zaman.

Sementara itu asisten intel kodam xii merdeka kolonel infantri eko prayitno  memaparkan bahwa indonesia saat ini menghadapi ancaman baik dalam maupun luar negeri. Ancaman dari dalam negeri yaitu kelompok radikal kanan yang mengatas namakan agama, kelompok radikal kiri yang berideologi komunis dan radikal lainnya yang bertindak berdasarkan kepentingan. Sedangkan ancaman dari luar negeri berasal dari negara-negara yang berambisi menguasai ekonomi dan energi  dunia. Untuk menghadapi ancaman ini maka perlu menumbuhkah nilai-nilai karakter yang bersumber dari ideologi pancasila, yaitu semangat,  ulet, gigih, tangguh dan   pantang menyerah, tabah dan sabar, jujur dan sportif, semangat kebersamaan, kekompakan, persatuan  & kesatuan ,tanpa pamrih, kehormatan dan harga diri, rela berkorban dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara sehingga terciptanya masyarakat yang bersikap dan bertingkah laku secara santun berdasarkan pancasila.

Seminar yang dilaksanakan oleh badan kesatuan bangsa dan politik prov. Sulut ini dihadiri oleh ± 200 peserta yang terdiri dari sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, siswa dan mahasiswa.

 

by : DKIPS

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below