Jumat, 09 April 2021
269

Bangga Buatan Sulut, Wagub Steven Kandouw Hadiri Gebyar Dekranasda Sulut 2021

MINUT - Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Wagub Sulut) Steven O.E. Kandouw didampingi Wakil Ketua TP-PKK Sulut sekaligus Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos menghadiri Gebyar Dekranasda Sulut 2021 sekaligus meresmikan gedung Graha Dekranasda Sulut di Desa Kinunang, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (8/4/2021).

Dengan mengusung tema "Bangga Buatan Sulawesi Utara", kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sulut ini, digelar sejak tanggal 7 hingga 9 April mendatang dengan menyuguhkan beragam kegiatan menarik guna mendukung geliat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) destinasi wisata super prioritas Likupang, di antaranya yaitu festival kuliner tradisional, fashion on the street, tourism night dan talk show ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Mengawali sambutannya, Wagub Steven Kandouw menyampaikan bahwa output dan outcome itu harus dapat berjalan beriringan. Sehingga dengan pendirian gedung Graha ini maka diharapkan dapat memberikan outcome atau hasil yang banyak bagi usaha-usaha kepariwisataan di Desa Kinunang.

Dalam kesempatan ini, Wagub Steven Kandouw memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dalam pembangunan "home stay" yang menunjang sektor pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang.

“Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR telah memilih Desa Kinunang ini untuk membangun home stay-home stay,” tuturnya.

“Ini sudah "on the track", kita jangan hanya ada output dan tidak ada outcome, jangan sudah jadi home stay dan tidak ada nilai lebihnya,” lanjutnya.

Dengan ditetapkannya KEK Likupang sebagai salah satu dari 5 destinasi wisata super prioritas di Indonesia, dan atas berkat Tuhan Yang Maha Kuasa, Wagub Steven optimis bahwa pariwisata Sulut akan tetap terbuka dan berlangsung terus-menerus.

Akhir kata, Wagub Steven meminta kerjasama seluruh pihak terkait guna mengembangkan sektor pariwisata di Sulut, mulai dari pendampingan bagi pengrajinnya, pembuatnya, sampai kepada pembelinya, dan juga kerjasama dari ASITA (Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies) dan Masata.

“Semoga giat pariwisata di Sulut tetap "on fire" dan jangan pernah kendor,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dekranasda Sulut dr Kartika Devi Kandouw -Tanos menutup bimbingan pelatihan teknis kerajinan anyaman daur ulang plastik di Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala OJK Sulut, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulut, Kadisperindag Edwin Kindangan, Staf khusus gubernur bidang pariwisata Dino Gobel, seluruh pengurus Dekranasda tingkat Provinsi dan tingkat Kabupaten/Kota se-Sulut, serta para pejabat terkait lainnya di lingkup Pemprov. Sulut. (Dkips/ik)