Selasa, 06 April 2021
109

Gubernur dan Wagub Sulut Lakukan Kunjungan Kerja di Kabupaten Kepulauan Sangihe

Sangihe – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov. Sulut) Gubernur  Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw didampingi Forkopimda Sulut melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Selasa (6/4/2021).

Kunjungan diawali dengan Peresmian Gedung Kuliah Terpadu Proyek SBSN Tahun 2020 Politeknik Negeri Nusa Utara (POLNUSTAR), di Kampus POLNUSTAR, Kec. Manganitu, dan Peresmian Proyek DAK Pendidikan SMA/SMK Tahun 2020 di Kab. Kepl. Sangihe.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly Dondokambey menjelaskan secara singkat sejarah didirikannya POLNUSTAR tersebut, yang didorong oleh semangat para warga Nusa Utara, mendirikan suatu lembaga pendidikan representatif, yang dapat meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM).

“Itu adalah semangat dari warga Nusa Utara, pada saat itu menginginkan ada lembaga pendidikan yang representatif buat SDM-SDM yang ada di Nusa Utara,” tutur Gubernur.

Menurut Gubernur Olly, tujuan didirikannya Polnustar ini untuk dapat menjangkau warga masyarakat yang berada di daerah kepulauan, baik di Sangihe, Talaud maupun Sitaro, sehingga asrama juga direncanakan dibangun di sini untuk penempatan SDM.

Lebih lanjut Gubernur mengungkapkan program Pemprov. Sulut dalam hal ekspor ikan tuna secara langsung ke Jepang, yang rutin dilaksanakan setiap hari Rabu, dan dalam waktu singkat, yaitu 5jam 20menit sudah sampai di pasar. Namun tidak didukung dengan SDM pengelola, sehingga mutu ikan yang diekspor selalu menurun jauh.

“Inilah tugas Pak Direktur dengan Politeknik dan SMK yang ada di sini untuk mengembangkan hal-hal seperti ini. Bagaimana supaya tangkapan nelayan, harganya betul-betul sangat mahal. Karena ikan tuna di sini memang ikan tuna yang sirip kuning, jadi kalau memang masih utuh betul harganya bisa puluhan juta di Jepang. Kalau betul-betul cara menangkap dan cara packing kita ini memenuhi standar dari Jepang,” jelasnya.

Senada dengan Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto yang hadir dalam acara peresmian tersebut, Gubernur Olly menyampaikan kalau hanya menciptakan pendidikan tanpa menyiapkan lapangan pekerjaan, itu adalah hal yang percuma. Oleh sebab itu, Pemprov. Sulut menciptakan pendidikan sekaligus pasarnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga mengharapkan kerja sama Direktur Polnustar Frans G. Ijong untuk bersama-sama menjaga Politeknik ini, sesuai visi-misi awal dari para pemimpin Kab.Kepl. Sangihe ini.

“Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota memiliki visi yang sama untuk membangun dari pinggiran. Ini satu visi yang kita manfaatkan betul-betul oleh masyarakat dan dunia pendidikan yang ada di kabupaten kepulauan Sangihe dan sekitarnya,” tambahnya.

Gubernur Olly juga menyatakan bahwa Pemprov. Sulut siap membantu segala kekurangan yang ada. Karena tugas pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat dalam hal meningkatkan Sumber Daya Manusia sekaligus juga meningkatkan pendapatan.

Terkait masalah listrik yang belum maksimal, karena masih menggunakan diesel yang mahal, Gubernur mengatakan bahwa akan menyiapkan pembangkit listrik menggunakan LNG sehingga lebih murah dan efisien.

“Mudah-mudahan kedepan pemerintah akan menyiapkan pembangkit listrik di Sanger ini akan dikembangkan menggunakan LNG. Sudah ada contoh di Amurang,” ungkapnya.

Gubernur juga mengharapkan dukungan dari semua pihak, karena Politeknik diciptakan untuk merekrut dari bawah agar dapat mengelola sumber daya alam yang ada yaitu perikanan dan pariwisata, yang jika dikelola dengan baik maka industri lainnya pasti akan berkembang.

“Satu yang kita harapkan, kerja sama dunia pendidikan, pemerintah dan masyarakat untuk menjaga aset-aset pemerintah yang sudah dibangun di sini. Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Olly Dondokambey menyerahkan Bantuan Pemprov. Sulut di Kab. Kepl. Sangihe, yang terdiri dari:

1). Bantuan Sosial Pemberdayaan KAT (Komunitas Adat Terpencil), pelimpahan kewenangan dan tanggung jawab atas pemberdayaan warga KAT setelah 2 (dua) tahun dibina oleh pemerintah pusat dan pemerintah provinsi kepada pemerintah Kabupaten.

Tahun 2019, total bantuan Rp. 5.050.800.000,-

Tahun 2020 total bantuan Rp. 1.134.000.000,

Total keseluruhan : Rp. 6.184.800.000

2). Bantuan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH)

Tahun 2020 : 10 unit dengan anggaran Rp. 332.500.000

Tahun 2021 : 13 unit dengan anggaran Rp. 442.000.000

Total anggaran Rp. 774.500.000

3). Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) tahun 2020 : 3 Kelompok

Dalam kesempatan ini, diinformasikan bahwa Pemprov. Sulut telah mengusulkan kepada Presiden RI untuk pemberian gelar Pahlawan Nasional berasal dari Kab. Kepl. Sangihe atas nama Bataha Santiago.


Acara Peresmian Gedung Akademik dan Kuliah Terpadu Politeknik Nusa Utara oleh Gubernur Olly ini, dirangkaikan dengan Peresmian Dimulainya Akademik dan Kuliah Terpadu Polnustar di Kampus Siha, Manganitu oleh Dirjen Pendidikan Vokasi, dan Penandatanganan Prasasti Selesainya Pembangunan Kampus Terpadu Melalui Proyek SBSN Tahun Anggaran 2020 oleh Direktur Polnustar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup. Pemprov. Sulut, Bupati Sangihe Jabes Ezar Gaghana, serta para Pejabat terkait lainnya di lingkup Pemkab. Kepl. Sangihe. (Dkips/ik)