Jumat, 27 September 2019
1432

Olly Buka Sulut Expo 2019, 15 Dubes dan Investor Hadir

Bunyi Tentengkoren yang dipukul oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE menggema di Convention Hall Gedung Smesco, Jakarta, Kamis (26/9). Bunyi Tetengkoren yang disambut aplaus hadirin, menjadi pertanda Sulut Expo 2019 telah dibuka secara resmi. Hadir dalam iven akbar itu 15 Duta besar dan Konjen Negara-negara sahabat, isteri Menteri Koperasi, Anggota DPR RI Herman Heri dan Dirut City Link. Tampak hadir juga Wagub Sulut Drs Steven Kandouw, Ketua Tim PKK Sulut Ir Rita Maya Tamuntuan, Wakil dr Kartika Devi Tanos, Sekprov Sulut Edwin Silangen, Forkompimda, Bupati dan Wakil Bupati serta para investor yang berasal dari dalam dan luar negeri.
Dalam sambutannya, Olly-sapaan akrab-orang nomor satu di Sulawesi Utara ini mengatakan, gelaran Sulut Expo 2019 bertujuan untuk mempromosikan potensi yang ada di kabupaten dan kota di Bumi Nyiur Melambai. Diharapkan lewat kegiatan ini, para Duta Besar dan investor tertarik untuk menanamkan modalnya di Sulut. Ia juga menyambut positif kegiatan yang didukung penuh dan diinisiasi oleh K3 dan Alumando.
Ia mengatakan, kota Jakarta dipilih menjadi pelaksanaan Sulut expo 2019 untuk membuat lompatan terkait promosi daerah. Pemprov Sulut ingin memperkenalkan potensi Sulut di kancah nasional maupun internasional, sekaligus mempertegas bahwa Sulut siap menjadi pintu gerbang pasifik agar investasi Sulut bisa berkembang dengan cepat.
"15 Dubes dan Donjen menyaksikan langsung potensi yang ada di Sulut yang menjanjikan. Harapnnya akan menginformasikannya ke investor di negaranya, " kata Olly. Ia mengapresiasi panitia pelaksana yang berhasil mengundang perwakilan-perwakilan dari Negara-negara sahabat. "Jadi kita tidak langsung ke pelaku (investor), pelaku ada di negara masing-masing. Kita kasih informasi ke dubes," tambah Olly saat diwawancarai wartawan.
Pembukaan Sulut Expo ini dirangkaikan juga dengan pra peluncuran rute penerbangan Manado-Davao, Filipina. Launching ditandai dengan penyerahan miniatur pesawat terbang dari maskapai Garuda Indonesia oleh Dirut City Link, anak perusahan Garuda Indonesia.  "Jadi yang hadir Dirut Citylink, Dirut Garuda ada di Manado untuk penerbangan perdana Manado ke Davao, " kata dia.
Dikatakannya, penerbangan perdana yang akan dilaksanakan Jumat (27/9) disambut antusias warga Sulut. “Tiket sudah ludes. Pemprov saja cuma kebagian 20 kursi bersama para pengusaha Sulut,” tuturnya. Rute ke Davao tambah Olly, cukup menjanjikan karena Sulut akan dapat limpahan turis Cina yang masuk lewat Davao. “Ini bagian dari strategi pemerintah membangun konektivitas untuk menunjang pariwisata dan sejalan dengan upaya membuka pintu untuk investasi,” jelasnya.  Ditambahkannya, Pemprov Sulut akan menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan  mempermudah perizinan serta mengambil kebijakan diskresi.  
Sebelumnya, Ketua Panitia Asiano Gamy Kawatu dalam laporan mengungkapkan, kegiatan ini diikuti oleh 15 Kabupaten Kota se Sulut, Pemprov Sulut, unsur Perbankan dan UMKM. “Tujuannya diselenggarakan Sulut Expo untuk mempromosikan obyek wisata dan produk unggulan yang dimiliki daerah-daerah di Sulawesi Utara kepada masyarakat luas, serta buyers dan pelaku usaha, menjadi wahana interaksi, selain antara penjual dan pembeli, juga antar pelaku usaha untuk menjalin komunikasi bisnis dan memperluas jaringan pemasaran, menangkap peluang Sulut sebagai gerbang Pasifik di Indonesia”, paparnya.
Usai pembukaan, Olly meninjau langsung stand-stand yang ada di Gedung Smesco. Bahkan Olly yang didampingi Steven Kandouw, memperkenalkan sejumlah potensi yang ada di beberapa stand seperti di PT MSM dan PT Cahrgill. Ia juga menyempatkan diri untuk berdialog di stand Garuda Indonesia dan Ditjen Imigrasi, Kemenkumham. Termasuk menyaksikan langsung demo pembuatan Sasimi dari Ikan Tuna di Stand Dinas Perikanan dan Kelautan Sulut. (lex)



DKIPS Prov. Sulut