Rabu, 24 Februari 2021
271

Pemprov. Sulut Ikuti Rakor Pemantapan Pelaksanaan Pelantikan Bupati/Wabup dan Walikota/Wawali Hasil Pilkada Serentak Tahun 2020

 


Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov. Sulut) Asisten I (Ass.I) Setda Prov. Sulut Edison Humiang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantapan Pelaksanaan Pelantikan Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota Hasil Pilkada Serentak Tahun 2020, melalui video conference di ruang Command Center kantor Gubernur, Rabu (24-2-2021).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kemendagri dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Otda Akmal Malik.

Menurut Dirjen Otda Akmal, saat ini Indonesia telah memasuki rangkaian tahapan pelaksanaan pilkada yang terakhir yaitu tahapan pelantikan Kepala Daerah.

"Kita sudah memasuki rangkaian tahapan pelaksanaan pilkada yaitu tahapan terakhir, tahapan pelantikan Kepala Daerah, setelah sekian lama secara paralel yang terjadi peyelesaian sengketa PHP (Perkara Hasil Pemilihan) di MK (Mahkamah Konstitusi)," tuturnya.

"Rencana pelantikan Kepala Daerah terpilih kita akan laksanakan dengan tiga tahap yaitu pada bulan Februari 2021, April 2021, dan Juli 2021," tambahnya.

Lebih lanjut Akmal mengungkapkan Data kabupaten/kota yang melaksanakan pelantikan serentak bertahap pada 26 Februari 2021 berjumlah 178 kabupaten/kota yang di dalamnya termasuk Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam rakor tersebut, Asisten I Humiang berkesempatan menyampaikan beberapa hal mengenai rencana pelantikan 4 Bupati dan 1 Walikota pada tanggal 26 Februari tersebut.

"Kami akan menjalankan pelantikan sesuai dengan protokol kesehatan, dimana yang hadir dalam pelantikan adalah Bupati bersama Wakil Bupati beserta istri dan juga tidak lebih dari 10 orang," ujarnya.

"Kemudian yang kami lakukan, mekanismenya adalah tiga hari sebelum dilantik mereka sudah diperintakan untuk isolasi dan besok mereka semua sudah harus diperiksa Swab PCR dan bagi pejabat-pejabat lain bisa mengikuti secara virtual," ungkapnya.

Ass. I Humiang juga menjelaskan bahwa untuk lokasi pelantikan, dipilih gedung yang berkapasitas besar, sesuai dengan protokol kesehatan, untuk dapat mencegah penyebaran Covid-19 pada saat pelantikan tersebut.

"Untuk pelantikan ini akan dilakukan di gedung yang kapasitasnya 1000 orang, di Graha Gubernuran," tandasnya.

Turut hadir mengikuti rakor tersebut, Karo Pemerintahan Jemmy Kumendong, Karo Adpim Dantje Lantang serta Pejabat terkait lainnya di lingkup Pemprov. Sulut. (Dkips/ik)