Kamis, 22 Oktober 2020
77

Pjs Gubernur Fatoni Kunjungi Seluruh Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut

Manado -- Pjs. Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., bersama Forkopimda Sulut melakukan kunjungan kerja ke seluruh pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut untuk melawan penyebaran Covid-19 selama proses Pemilihan Kepala Daerah (pilkada).

Kunjungan diawali ke paslon nomor urut satu Christiany Eugenia Paruntu dan Sehan Salim Landjar di Manado pada Rabu (21/10/2020).

Dilanjutkan ke paslon nomor urut dua Vonny Aneke Panambunan dan Henry Runtuwene serta paslon nomor urut tiga Olly Dondokambey dan Steven O.E. Kandouw pada Kamis (22/10/2020).

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memantau penerapan protokol kesehatan 4M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan) yang diterapkan oleh setiap paslon dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 selama pilkada, serta adu gagasan penanganan Covid-19, termasuk dampak sosial ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut Fatoni mengapresiasi penerapan protokol kesehatan yang telah diterapkan semua paslon serta upaya penanggulangannya. Bahkan ada paslon yang telah membentuk dan memiliki Tim Satgas Covid-19.

Fatoni juga menyampaikan terima kasih karena sejauh ini para paslon sudah menjaga kedamaian dan keamanan serta kerukunan di Sulut.

Untuk itu Fatoni berharap agar para paslon bersama tim dapat selalu menjaga kondusifitas dan keamanan di Sulut yang terkenal dengan toleran, aman dan damai.

Dan di masa pandemi ini, Fatoni juga meminta agar para paslon dapat membantu mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Dengan door to door ke masyarakat, membagikan masker dan hand sanitizer, serta memberikan edukasi (protokol kesehatan) bagaimana menghadapi Covid-19," ungkapnya.

Lebih lanjut, Fatoni menyampaikan rencana pemprov Sulut yang dalam waktu dekat ini akan melakukan launching Gerakan Sulut Bermasker. Menjadikan masker sebagai budaya sebagaimana pesan Presiden Jokowi.

"Semoga pesan ini jangan hanya sekadar terkirim (sent) namun harus tersampaikan (delivered) pada masyarakat untuk dilakukan," harapnya.

Fatoni juga mengharapkan peran serta seluruh masyarakat di Sulut agar bersama-sama dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, dan tidak ada yang menganggap remeh virus yang mengglobal ini.

"Masa kampanye ini bisa dijadikan momen yang efektif untuk memutuskan mata rantai virus corona,"pungkasnya. (Dkips/ik)