Selasa, 23 Februari 2021
62

Wagub Steven Hadiri Rapat Koordinasi RKP dengan Menteri PPN

Manado – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Wagub Sulut) Steven O.E Kandouw mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi (Rakor) Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas dengan para Gubernur, di ruang Command Center Kantor Gubernur, Selasa (23-2-2021).

Rakor yang dipimpin secara langsung oleh Menteri PPN Suharso Monoarfa bertujuan untuk membahas program-program prioritas nasional dari masing-masing daerah serta membahas penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2022.

Dalam kesempatan, Suharso menjelaskan tentang 7 agenda pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 sebagai penerjemahan Visi - Misi dan arahan Presiden.

Suharso juga menjelaskan tahun 2022 adalah tahun kunci meletakkan kembali landasan untuk keluar dari MIT. Tahun 2022 diharapkan menjadi tahun pertama yang mulai lepas dari tekanan covid-19, merupakan tahun kunci Pemantapan Pemulihan Ekonomi.

“Tantangan Indonesia tidak saja Pemulihan Ekonomi Nasional, namun juga Trasformasi Ekonomi dalam jangka menengah dan panjang yang harus dilakukan dari sekarang,” ujarnya.

Fokus Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2022 Pemulihan Ekonomi Industri, Pariwisata, Infrastruktur, Ketahanan Pangan, UMKM. Reformasi Struktural Trasformasi Digital; Kesehatan; Perlindungan Sosial; Pembangunan Rendah Karbon; Pendidikan dan Ketrampilan.

Menteri juga menjelaskan hasil evaluasi usulan Proyek Rakorgub 2020, Pembangunan di Provinsi Sulut antara lain Pembangunan jalan Tol Manado-Amurang (Minahasa Utara, Minahasa, Tomohon, Minahasa selatan) dan pembangunan jembatan Bitung-Lembeh (Kota Bitung).

Wagub Sulut Steven Kandouw menjelaskan tiga proyek Prioritas Sulut dalam mendukung pelaksanaan major project dan prioritas nasional kepada Menteri PPN.

Pertama, terkait dengan Industri Pertanian dan Perikanan, termasuk di dalamnya Pembangunan Pelabuhan Perikanan dan "fish market" bertaraf Internasional di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara.
Hal ini dirasa sangat penting dalam mendongkrak Ekonomi daerah di tengah-tengah pandemi.

“Ditengah-tengah covid yang paling resilience itu Pertanian dan Perikanan,” tutur Wagub Steven.

Kedua, terkait dengan normalisasi sungai yang bermuara di Kota Manado, yang merupakan penyebab utama banjir besar pada saat intensitas hujan tinggi.

“Normalisasi sungai yang bermuara di Manado, dimana ini menjadi momok di media-media nasional sebelum banjir di Jakarta dan daerah-daerah yang lain,” jelasnya.

“Kami bermohon kepada Bapak Menteri untuk membantu kita menormalisasi sungai-sungai yang ada di kota Manado,” tambahnya.

Dan ketiga, tentang Pembangunan jalan Tomohon-Manado menurutnya, merupakan lalu lintas darat yang paling tinggi di Sulut, yang juga menghubungkan antara pusat kegiatan Nasional Manado dan beberapa pusat kegiatan Wilayah yang mencakup Tomohon, Minahasa, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan dan juga Bolaang Mongondow Utara yang mengakses jalan ini.

Selanjutnya Wagub Steven juga memaparkan enam Prioritas lain yang akan dilaksanakan di Sulut, yaitu: pembangunan dan penataan Pasar (Manado); Pembangunan fasilitas pengolahan limbah B3 medis (Manado); pembangunan Jalan Lingkar (Pulau Karakelang); tanggul pengamanan pantai (Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Bolmut); pembangunan tanggul pengamanan sungai Andagile (Bolmut) serta pembangunan PLTS (Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud).

Turut hadir mendampingi Wagub Steven, Asisten II Setda Prov. Sulut Praseno Hadi, Asisten III Setda Prov. Sulut Gemmy Kawatu serta para Pejabat terkait di lingkup Pemprov. Sulut. (Dkips/ik)