Rabu, 28 April 2021
92

Wagub Steven Ikuti Rakor Penanganan Covid-19, Mendagri Minta Masyarakat Jangan Lengah Jalankan Prokes

Manado – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Muhammad Tito Karnavian memimpin Rapat Koordinasi terkait Penanganan Covid-19 yang diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia, termasuk Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw, yang secara virtual mengikuti rakor ini di Ruang CJ. Rantung Kantor Gubernur Sulut, Rabu (28/4/2021).

Dalam kesempatannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan beberapa arahan Presiden RI Joko Widodo khususnya yang terkait dengan potensi penyebaran Covid-19 yang harus terus diwaspadai.

"Bapak Presiden meminta agar masyarakat untuk tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan. Beliau mengatakan ini sehubungan dengan kasus Covid-19 di India yang kian melonjak," ujar Mendagri.

Mendagri menyebut bahwa masyarakat Indonesia harus belajar dari kasus yang terjadi di India. Ia menuturkan bahwa masyarakat India lengah karena euforia atas melandainya kasus penularan Covid-19 dengan melakukan aktivitas yang mengabaikan protokol kesehatan.

“Euforia terjadi. Masker sudah tidak dipakai, kegiatan keagamaan bebas dilakukan, kegiatan olahraga juga. Akibatnya muncul varian baru Covid-19, double mutan. Rumah sakit - rumah sakit kolaps karena tidak mampu menangani membludaknya pasien, kremasi di mana-mana. Kenapa ini bisa terjadi? Ya karena lengah!” terang Mendagri.

Untuk itu, Mendagri meminta semua pihak tanpa terkecuali untuk bersatu dalam mengampanyekan dan menjalankan protokol kesehatan, khususnya saat libur panjang Lebaran tahun ini. Menurutnya, penerapan protokol kesehatan tetaplah cara utama dalam menekan penyebaran Covid-19, meskipun saat ini program vaksinasi tengah dijalankan.

“Kita jangan lengah dan jangan lelah untuk mengampanyekan protokol kesehatan. Terus pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, hindari kerumunan, kurangi mobilitas yang tidak perlu,” ajaknya.

Maka dari itu, lewat Mendagri Tito Karnavian, Presiden Jokowi mengimbau kepada kepala daerah untuk terus memantau angka pertumbuhan kasus Covid-19 di daerah masing-masing.

"Ikuti angka angkanya, pantau kurvanya, segera ambil langkah jika ada penambahan kasus, terutama menjelang libur panjang.
Tekankan disiplin ketat protokol kesehatan," tegasnya.

Terkait pemulihan ekonomi, Presiden meminta agar pemerintah daerah untuk segera membelanjakan APBD, lewat percepatan pencairan bantuan sosial, termasuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), serta mendesak kemudahan proses perizinan guna mendukung investasi di setiap daerah, dalam rangka mempercepat gerak roda ekonomi daerah maupun nasional.

Turut mendampingi Wagub, jajaran Forkopimda Sulut, Sekdaprov Sulut Assiten I, Assiten III, serta anggota DPRD Provinsi Sulut. (dkips/ik).